Orang-Orang Yang Memperoleh Kemenangan (Bag 5)

بسم الله و الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله و على آله و أصحابه و من تبعهم إلى يوم لقاء ربه أما بعد

Ikhwati fillah rahimani wa rahimakumullah…

Sejatinya, kemenangan yang agung itu akan didapatkan oleh para hamba Allah kelak di akherat.

Allah ta’ala berfirman dalam sebuah ayat-Nya,

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.”

Surat Ali ‘Imran : 185

Saat ini, mungkin dari kita banyak yang terlena dengan segala kenikmatan yang diperlihatkan di dunia.

Mungkin kita sering terperdaya dengan keindahan dan gemerlapnya dunia.

Maka, ingatlah selalu wahai ikhwati fillah, bahwa Allah juga menyampaikan sebuah firman,

بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ
“Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia, padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”

Surat Al-A’laa : 16 – 17

Jangan kita seperti orang-orang kafir yang terobsesi hanya kepada kemenangan dunia semata.

Jadilah muslim sejati yang berusaha menggunakan kenikmatan dunia secukupnya kemudian diorientasikan untuk kehidupan akherat semaksimalnya.

Karena Allah menyatakan bahwa akherat itu lebih baik dan lebih kekal.

Ikhwati fillah rahimani wa rahimakumullah…

Kita semua, pasti dan yakin akan meninggal dunia, meninggalkan dunia yang benar-benar nyata sementara.

Allah Ta’ala berfirman,

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Yang artinya;

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.”

Sebanyak 3 kali dalam Alquran yaitu di Surat Ali Imran ayat 185, Al Anbiya ayat 35 dan Al Ankabut ayat 57.

Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan,
“Yang dimaksud dengan ayat-ayat di atas adalah setiap orang pasti akan merasakan kematian. Tidak ada seseorang yang bisa selamat dari kematian, baik ia berusaha lari darinya ataukah tidak. Karena setiap orang sudah punya ajal yang pasti.”

Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 3: 163

Maka hendaklah kita selalu berusaha untuk kembali kepada Allah, mengakui dosa-dosa kita di hadapan Allah, bertaubat dan memohon ampun kepada Allah.

Sungguh, kita akan memperoleh kemenangan kelak dengan mendapatkan Surga-Nya.

Surga itu sangat indah.

Sebagaimana gambaran surga dalam firman-Nya,

مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَا أَنْهَارٌ مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِنْ لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِنْ خَمْرٍ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِنْ عَسَلٍ مُصَفًّى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ…
“Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka….”

Surat Muhammad : 15

Sangat indah bukan ???

Mari kita bersama-sama berusaha untuk menjadi hamba Allah yang sholihun, berakhlaqul karimah dan beraqidah yang shahihah.

Kemenangan yang sejati adalah kelak ketika kita termasuk dari hamba Allah yang dimasukkan ke dalam Surga.

اللهم إنا نسألك الجنة و نعوذ بك من النار
و صلى الله على نبينا محمد و آله و أصحابه
و الحمد الله

Abu Syakira
26 Muharram 1441

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *